» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Rubrik Kesaksian


KADO PASKAH DARI TUHAN
Kesaksian : Damaris Barus - Bogor
 


Syalom….
Melalui email ini saya ingin bersaksi tentang kasih dan kuasa Tuhan kepada umat-Nya.
Awal tahun 2007 yang lalu merupakan tahun yang penuh cobaan bagi saya dan suami saya (dulu masih calon). Kami telah pacaran selama 7 tahun, kedua pihak keluarga sudah saling kenal dan sudah menyetujui hubungan kami.
Januari 2007 lalu, kami menyatakan rencana untuk menikah, kedua keluarga menyambutnya dengan bahagia, tapi ternyata itu juga yang hampir membuat kami harus memutuskan hubungan. Karena masing-masing orang tua kami mengharuskan pesta pernikahan tersebut harus diadakan di tempat mereka masing-masing. Alasan mereka adalah ADAT. Sekedar informasi saya dan suami saya sama-sama anak pertama dan orang Batak tapi saya batak karo dan suami saya batak toba. Menurut orangtua saya, kalo  di adat karo, pesta pernikahan harus di pihak cewek. Dan menurut mertua saya, pesta penikahan anak pertama di adat batak toba harus di pihak cowok.
Atas saran dari saudara, teman dan juga bapak pendeta Michael & Istri...akhirnya kami mengusulkan pesta pernikahan dilaksanakan dua kali. Mereka setuju, tapi semua bersikeras harus yang pertama…Oh God…It’s impossible..
Proses pertemuan kedua orang tua yang pertama selesai tanpa ada keputusan sama sekali, yang ada hanya marah dan memvonis kami…
Sejak pertemuan itu, kami terus menghadapi tekanan dari kedua orang tua yang membuat kami merasa hampir tak berdaya untuk mempertahankan hubungan tersebut. Tapi puji Tuhan, Dia menunjukkan kasih dan kuasaNya kepada kami pada saat yang paling tepat. Memang kasihNya seperti Fajar, tidak pernah terlambat. Dia membiarkan kami jatuh tapi tidak membiarkan kami tergeletak..Kami berusaha bertahan dan tidak mampu berbuat apa-apa selain memohon kuasaNya. Hanya satu keyakinan kami, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan jika Dia menghendakiNya. Pada saat itu, kami hanya menunggu kado Paskah dari Tuhan, ternyata Dia memberikannya beberapa hari sebelum Paskah…benar-benar besar kasih dan kuasa-Nya. Orang tua saya akhirnya bersedia mengalah, pesta kedua diadakan di tempat orang tua saya (Thank you mom & dad, you are very special in my heart).
Akhirnya kami dapat mendapatkan sakramen pernikahan pada 28 May 2007 kemarin. Serta mengadakan pesta adat toba (28 May 2007) dan adat karo (31 May 2007). Puji Tuhan semua berjalan dengan lancar dan penuh bahagia. Kami tidak akan dapat melupakan semua bantuan teman-teman, saudara dan semua orang yang disekeliling kami yang telah memberikan bantuan moril kepada kami pada saat kami merasa jatuh dan tak berdaya.
Kesaksian ini saya buat sebagai janjiku kepada-Nya dan juga untuk memberi kekuatan kepada teman-teman yang mungkin sedang mengalami masalah seperti yang pernah saya hadapi. Khusus kepada teman-teman yang sedang menghadapi masalah seperti saya ini, pesan saya jangan pernah berhenti berdoa dan hanya memohon kepada-Nya. Percayalah salib yang diberikanNya kepada kita tidak melebihi kekuatan kita.  

 

| ARSIP 500 KESAKSIAN | ARSIP KINI |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi