|
Saya tidak pandai merangkai kata, tapi ijinkan saya
menceritakan pengalaman saya ini. Ketika saya berlibur
bersama keluarga saya kehilangan 1 juta rupiah, saya sangat
kesal sekali waktu itu dan sikap saya yang buruk telah
merusak liburan tersebut. Namun malam hari adik saya
mengingatkan saya untuk berdoa pada Tuhan agar mencari
hikmat dari peristiwa kehilangan ini. Saya mencoba untuk
berserah pada Yesus, hasilnya keesokan harinya saya mulai
melupakan peristiwa tersebut. Uang yang hilang sudah saya
relakan sebagai amal. Hal ini sebelumnya sangat sulit saya
lakukan (memberi amal). Saya mencoba lebih sabar terhadap
suami dan keluarga dan sekarang saya menyadari bersikap
sabar lebih indah. Terima kasih Tuhan, jika tidak Engkau
tegur hambaMu ini, maka hambaMu tidak akan pernah belajar
untuk jadi lebih baik.
|