» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Rubrik Kesaksian


JANGAN BIMBANG DAN RAGU,
TUHAN KABULKAN DOAMU
Kesaksian : Chicuito da Costa Guterres - Dili
 


Pada saat saya menjalankan tugas dinas pada bulan Juni 2006 di Distrik Oecussi selama satu bulan, selama saya di sana tidak disangka di Ibu Kota Dili terjadi krisis mungkin anda juga telah ketahui tentang krisis baru-baru ini. Ya katakanlah krisis kepercayaan terhadap para pemimpin negara Timor-Leste akibat dari krisis ini, sudah satu bulan masa tugas selesai mau pulang ke Ibu Kota Dili tapi tidak ada kapal, mau lewat jalan darat perbatasan dengan Indonesia tidak ada pasport, uang persediaan untuk sebulan telah habis dan berbagai upaya di lakukan seperti mengontak ONG internasional untuk membantu tapi tidak di respon dengan positif sudah hampir putus asa. Tapi masih ada jalan lain yaitu muncul dalam pikiran saya bahwa "lebih baik minta tolong kepada Tuhan Yesus lewat doa yang di ajarkan-Nya "Bapak Kami" selama 9 hari, inti permohonan kepada Tuhan Yesus adalah "Minta situasi di kota Dili aman dan sebuah kapal untuk bisa pulang." Apa yang telah terjadi ternyata sebelum genap 9 hari sebuah kapal telah tiba, "ternyata Tuhan Yesus benar-benar mendengar dan menjawab Doa dan permohonanku, saking gembiranya beryukur kepada Tuhan." Tapi kapal yang tiba bukan kapal yang biasanya menjadi angkut umum pada saat itu, tapi kapal umum lain yang tidak pernah menjadi angkutan umum pada jalur itu dan pada saat yang sama orang liurai/Raja oecussi yang melihat prihatin atas diri kami maka Ia juga membantu dua karung padi, tapi bukan karung putih biasa, tapi karung hitam/coklat yang besar, ini benar-benar anugerah dari Tuhan Yesus.

Karena sudah ada kapal, besoknya mau pulang, biar situasi gawat ingin sekali melihat anak dan istri, tapi pada saat itu mendengar HP sedang berdering,lagi-lagi ada informasi yang tidak menyenangkan yaitu anak saya yang terakhir telah di rumah sakit, yang sudah di pasang inpus karena sakit diare dan kolera. Hati saya bertambah terpukul, situasi seperti ini belum menengok istri  dan anak sekarang anak masuk lagi rumah sakit. Saya benar-benar saat itu terpukul dan putus asa, tapi jalan satu-satunya adalah berdoa, seorang Raja yang umurnya masih muda, Atonio Hermenegildo, Ia saat itu memberi masukan kepada saya, sebaiknya berdoa saja, Tuhan Yesus pasti mengabulkan, setelah saya berdoa, Raja itu berkata dengan yakin "anda tiba di Dili anak anda pasti sudak keluar" kalimat ini sangat menyentuh hatiku, ibarat Tuhan sendiri yang berbicara kepada saya, maka dalam hati saya, sayapun yakin hal itu.

Ya sampailah waktu mau pulang, sampai di Dili situasi kacau di Dili sedikit reda, ada informasi bahwa anak saya juga telah keluar pada hari yang sama.

Tuhan sendiri menjawab permohonan tentang persediaan uang habis, tidak adanya kapal, situasi krisis, anak masuk rumah sakit. Jawaban Yesus adalah Raja Oecussi membantu padi 2 karung, munculnya kapal yang tidak pernah lewat jalur itu, situasi reda saya bisa pulang dengan selamat, anak masuk rumah sakit telah keluar sesuai perkataan raja oecussi.

Jadi saya yakin bahwa Tuhan Yesus benar-benar mengabulkan doa dan permohonanku pada saat itu. Siapa saja yang dengan yakin berdoa memohon bantuan pasti dikabulkan asal jangan bimbang dan jangan ragu.

Tuhan memberkati
Chiquito


 

| ARSIP 500 KESAKSIAN | ARSIP KINI |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi