|
Ketika itu saya sedang dalam tahap membangun rumah
tinggal di daerah Pondok Gede Jakarta, kejadian aneh yang dialami
adalah 1.para pekerja bangunan diteror oleh para preman
setempat. 2.para pekerja bangunan melihat hantu perempuan
sedang menggendong bayi disiang hari didalam rumah saya tsb. 3.saya
mengalami kecurian bahan bangunan hingga 3 kali.......dari
semua kejadian itu membuat saya dan istri merasa
kawatir,takut. tetapi kami bersehati untuk membawa persoalan
ini kepada Tuhan, dan menjadikan Dia sumber kekuatan kami...saat
itu Tuhan bekerja dengan memerintahkan kami berdua untuk sehati
di dalam puasa dan mengurapi rumah tinggal tsb dengan minyak
urapan..hal tsb kami lakukan..sehari setelah kami melakukan
perintah Tuhan tsb, muzijat terjadi atas kami....1/pencuri
tertangkap oleh satpam dan dia mengakui telah mencuri di
rumah
kami, tetapi saya dan istri bersepakat untuk mengampuninya.Lalu
kami melaporkan hal ini ke RT setempat, tetapi tidak
mendapat
respon yang baik karena ternyata si pencuri adalah anak kandung
dari ketua keamanan di daerah kami.Lalu saya dan istri
kembali kerumah dengan perasaan serba salah....2/tiba tiba
datang kerumah
kami rombongan pemuda setempat,mereka mengakui bahwa selama ini
merekalah yang melakukan teror kepada para pekerja bangunan. dan
untuk itu mereka minta maaf kepada saya dan istri..3/sepulangnya
mereka dari rumah kami datang bapak ketua keamanan setempat yang
juga meminta maaf kepada saya dan istri atas kelakuan si
pencuri yang ternyata adalah anak kandungnya sendiri..beliau
memohon kepada kami untuk tidak melaporkan hal ini ke polisi..4/ketika
malam hari,ketika saya sedang bermain gitar di kamar tidur, saya
mendengar suara perempuan merintih..pelan tetapi sangat
jelas..lalu saya menghampiri asal suara tsb,dan ketika suara
semakin kuat,saya reflek menghardik ....diam..pergi..!!!!
seketika itu juga si suara hilang....5/pagi hari ketika saya
sedang menyapu halaman di bangunan rumah,saya menemukan sebuah
surat kaleng yang bertuliskan..KALAU MALING TIDAK DILAPORKAN
KE POLISI,KAMI ATAS NAMA WARGA AKAN MEMBAKAR RUMAH INI...saya
dan istri sempat shock menerima surat tsb.Tetapi kami
bersehati membawa perkara ini kepada Tuhan..meskipun didalam
hati saya bertanya..apalagi ini Tuhan..apa yang mau Kau
perlihatkan lagi kepada saya dan keluarga.....segera saya
dan istri melaporkan hal ini kembali ke RT setempat. saat
itu hari minggu pagi,pak RT sedang bermain pingpong bersama
beberapa orang warga.Saat itu juga saya memperlihatkan surat
kaleng tsb kepada mereka lalu warga segera merespon hal ini dengan
menyatakan bahwa segenap warga akan melindungi rumah saya
dan saya dipersilahkan untuk melaporkan si pencuri ke
polisi..sejujurnya dari awal kejadian saya dan istri tidak
menginginkan si pencuri diserahkan ke polisi karena saya dan
istri sudah mengampuninya. Tetapi rupanya Tuhan menghendaki
lain..kemudian segera saya melaporkan hal ini ke polisi.
siang hari 2 orang polisi datang kerumah,tidak lama kemudian
si pencuri pun melintas di depan rumah..saat itu juga
ditangkaplah si pencuri,dan saya menjelaskan kepadanya bahwa
bukan saya yang menghendaki dia diserahkan ke polisi
melainkan keinginan dari warga setempat,, seraya saya
memperlihatkan surat kaleng kepada si pencuri.........sore
hari datanglah bapak ketua keamanan kerumah saya dengan perasaan
marah beliau menanyakan kenapa saya menyerahkan anaknya ke
polisi,bukankah beliau sudah minta maaf atas kelakuan
anaknya..dan beliau segera meminta saya untuk segera mengeluarkan
anaknya dari kantor polisi..lalu saya katakan kepada beliau
bahwa bukan saya yang menginginkan perkara ini sampai ke polisi
melainkan kehendak warga,sambil saya memperlihatkan surat
kaleng kepadanya...jikalau bapak mau anak bapak segera
keluar dari kantor polisi,silahkan bapak minta kepada warga
setempat, bukan kepada saya.....malam hari kami berkumpul
dirumah RT, juga bapak ketua keamanan beserta para pemuda
dari keamanan setempat,beberapa tokoh masyarakat
setempat,juga saya dan istri...dari hasil rapat saat itu
dihasilkan surat kesepakatan yang isinya.........saya
sebagai pihak 1 memberikan kuasa kepada bapak RT , bapak ketua
keamanan, para pemuda,tokoh masyarakat setempat sebagai
pihak 2.... Untuk membebaskan si pencuri dari polisi................inilah
KEMENANGAN yang sempurna yang Tuhan berikan kepada saya dan
keluarga...atas perkara2 yang terjadi.....meskipun awalnya
sangat membuat kita tidak mengerti bahkan sangat tidak nyaman.....
KESIMPULAN ; KETIKA KITA MEMOHON KEKUATAN DARI TUHAN,HAL
PERTAMA YANG HARUS KITA RASAKAN ADALAH SESUATU YANG
MELEMAHKAN KITA..JUSTRU DARI KELEMAHAN ITULAH KEKUATAN TUHAN
DAPAT KITA RASAKAN...SANGAT SEMPURNA..PUJI TUHAN..AMIN ..GBU
|