|
Saat mengantar anak saya yang pertama ke sekolah, saya
berjalan bergegas untuk mengambil rapor anak saya di TK, di
depan pintu gerbang saya terpeleset, dengan reflek saya
menahan dengan tangan kanan, saya ingat dipegang satpam di
sebelah kanan, dan 1 ibu di sebelah kiri saya, sambil
menahan sakit saya pulang, tidak menyadari tangan saya
terkilir, di kantor saya diberikan obat gosok, sambil
mengucap syukur kepada Tuhan Yesus, saya berdoa dan memohon
belas kasihan dari Tuhan. Beberapa jam kemudian, tangan
mulai bengkak sedikit,dan sakit waktu digerakkan. Sampai
malam hari,sungguh amat sakit, anak-anak saya duduk dekat
saya dan puji Tuhan mereka juga berdoa untuk saya. Keesokan
harinya lebih bengkak lagi, teman menawarkan untuk periksa
ke sinshe, tapi dalam hati saya terus bilang Tuhan adalah
tabib ajaib, tangan yang terkilir pasti Tuhan sembuhkan,
Amien.
Berselang itu saya membaca renungan : sangat pas menjawab
doa saya, yaitu penyembuhan, ayat tersebut ada kata "
Bersabarlah .... "
Waaaa...saya merasa saya harus tahan uji..saya nggak boleh
ke sinshe, saya harus tetap percaya...dan perlu bersabar.
Pagi ini, saya bersyukur, tangan yang sakit sudah Tuhan
Jamah, dan saya bisa mengetik lancar dan menulis kesaksian
saya.
Semua kemuliaan bagi Tuhan.
|