|
Ini adalah kesaksian saya yang ke dua. Saya bekerja di
kantor hampir 2 bulan, beberapa hari ini bos sering nggak
senang hati karena saya sering buat kesalahan, maklumlah
saya ini orang yang tidak berpengalaman tidak pernah kerja
di kantor sebelumnya. Tapi bos saya orang baik dia juga
seorang kristen yang strong hanya kadang banyak kerjaan dia
stress dan di tambah saya bikin salah semakin stress lah dia.
Saya sering berdoa minta Tuhan membimbing saya dalam kerjaan
saya di kantor. Minggu yang lalu saya bikin invoice setelah
bikin saya mau lipat masukin ke amplop surat, tapi lipatan
saya nggak rapi terus alamat surat kalau di masukin ke
amplop alamatnya nggak rapi, sudah beberapa kali lipat tetap
aja sama, dalam hati saya bilang kalau lipatan ini nggak pas
lagi saya mesti print yang baru soalnya nggak mungkin kirim
ke orang dengan banyak lipatan, ternyata lipatan terakhir
pas alamatnya terlihat rapi di jendela amplop, hati sangat
senang saya tempel prangko dan taruh di meja bos soalnya bos
yang akan masukin ke kotak pos. Tapi aneh kok hati ini nggak
tenang dan perasaan mengatakan suruh buka kembali itu surat,
saya ambil dari meja bos dan buka ternyata invoice belum di
cap dan tanda tangan. Di saat itu saya langsung terima kasih
pada Tuhan Yesus. Ternyata lipatan invoice tadi tidak pas
melulu, Tuhan mau saya cek tapi saya careless nggak kepikir
mau cek. Nggak tahu apa jadinya seandainya amplop itu
terkirim.
Ternyata Tuhan ingatkan saya, Tuhan mau anakNya bekerja
secara baik dan senantiasa bertumbuh, juga lewat pekerjaan
yang kita kerjakan.
|