|
Salam Damai bersama Kristus
Pada awal tahun 2007, maaf tepatnya bulan Januari atau
Februari saya lupa.
Adik laki-laki saya yang paling besar buka toko bangunan
dengan modal yang sangat minim sekali. Toko dijaga dia dan
dibantu oleh istrinya dan adik laki-laki saya yang kecil.
Bulan pertama dan kedua toko sangat ramai dan adik saya bisa
dengan gampang memasukin barang dagangan dari distributor.
Tapi keramain tidak berlangsung lama, tiba-tiba toko sepi
omset turun banyak. Singkat kata barang sudah mau jatuh
tempo dan duit tidak kelihatan. Dan sales semen yang dulu
baik sama adik saya entah kenapa bisa bertengkar sama
istrinya. Dan mulai saat itu dia kalau tagih duit sudah agak
keras, adik saya hanya bayar sedikit karena duit tidak cukup
untuk bayar lunas. Dari saat itu toko adik saya sudah tidak
dipercaya lagi oleh distributor semen dan distributor
lainnya karena barang jatuh tempo tapi belum dilunasin.
Keluarga saya berusaha cari pinjaman sama saudara. akhirnya
papa saya dapat pinjaman dari saudara tapi duit pinjaman
tidak mencukupin pembayaran. Saya sering sms adik saya suruh
mereka banyak berdoa dan minta pertolongan padaNya. Dan saya
juga ada sms in adik saya doa "Dengan Darah Tuhan Yesus
Kristus jauhkan semua setan, iblis dan kuasa gelap yang ada
di dekat diri mereka dan toko mereka". Saya bilang ke mereka
Tuhan Yesus pasti akan membuka pintu buat mereka, adik-adik
saya juga ada adakan homecell di rumah. Papa mama saya
sangat sedih dengan keadaan begitu, belum lagi keponakan
perlu uang untuk daftar sekolah dasar. Barang toko adik saya
juga kurang lengkap soalnya barang ada yang ditarik orang
karena sudah jatuh tempo tapi belum mampu bayar, dengan
keadaan toko yang begitu kalau ada yang beli barang yang
tidak ada di toko, adik saya beli di toko sebelah kadang
bayar tunai kadang utang. Adik saya ke gereja ngaku dosa
katanya abis ngaku dosa dia merasa lega walaupun ada barang
toko yang ditarik orang. Adik saya juga sering minta
pendapat dan konsultasi ke Pendeta. Minta maaf sama bos
distributor semen dan salesnya. Dalam keadaan yang begitu
kecewa adik saya mendengar berita yang kurang menyenangkan
yaitu tetangga toko sebelah memperlihatkan semua utang adik
saya ke sales dan pembeli. Dalam keadaan yang kecewa, sedih
papa saya suruh adik-adik saya hitung barang yang di toko,
ternyata setelah barang dihitung, selama ini toko adik saya
rugi soalnya walaupun barang toko sudah dijual semua masih
belum cukup buat bayar hutang. Modal dan keuntungan entah
kemana semua jadi minus. Mendengar semua itu adik saya
sangat sedih dan kecewa dia malu dan putus asa. Saya sering
sms ke dia kuatkan hatinya tapi dia sudah tidak kuat lagi
katanya serasa mau bunuh diri dan tidak percaya lagi sama
Tuhan. Mendengar semua itu hati saya rasanya kosong tidak
tahu harus berbuat apa saya sangat sedih. Dan keluarga saya
mencurigai istri adik saya yang sembunyiin duit itu soalnya
selama ini dia yang pegang duit, tapi dia tidak mengakuinya.
Sejak hari itu istri adik saya tidak berani ke toko lagi dan
kami sekeluarga juga tidak mempersoalkan lagi, seandainya
kalau memang dia yang sembunyikan duit itu kami berdoa
supaya Tuhan Yesus menjamah dia dan mengeluarkan duit itu,
tapi kalau kecurigaan kami salah kami minta Tuhan Yesus
ampunin kesalahan kami. Kira-kira seminggu berlalu dengan
keadaan yang tiba-tiba sales semen datang ke toko menawarin
adik saya semen lagi. Adik-adik saya sangat senang, nah dari
situlah keadaan toko berangsur pulih. Di sini kami semua
mengambil hikmah karena jika toko rame terus adik saya nggak
akan tahu bahwa toko rugi dan kehilangan duit dan mungkin
utang akan bertambah banyak. Inilah kuasa Tuhan Yesus Dia
mau menolong kita sampai tuntas pertolongan dariNYA tidak
setengah-setengah.
Terima kasih kepada Sahabat Surgawi yang telah mendoakan
pemulihan ekonomi keluarga saya lewat forum permohonan doa.
Dan saya juga minta maaf jika ada kesalahan saya dalam
kesaksian ini karena ini adalah pertama kali saya bersaksi.
|