» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Rubrik Kesaksian


TUHAN MENYADARKAN AKU
MELALUI ORANG ITU
Kesaksian : Puji Eka - Balikpapan
 


Kehidupan yang aku jalani sekarang ini mungkin terbilang bercukupan,mulai orangtua yang bekerja sebagai kepala HRD di sebuah perusahaan, aku yang bersekolah di sebuah sekolah yang cukup terkenal, dan dengan rumah yang kutinggalin terbilang sangat lebih dari cukup. Apalagi didukung dengan pelayanan yang menjadi komitmen ku sebagai guru sekolah minggu dalam sebuah gereja.
Kurasa yang Tuhan berikan sangat lebih dari yang kuinginkan,semua ini merupakan kasih anugerah Tuhan Yesus yang selalu dia berikan kepadaku sebagai hamba dan anak-Nya.
Namun aku tahu pekerjaan Tuhan takkan sampai di sini saja.Hingga suatu hari aku mencintai seorang cowok yang berbeda keyakinan denganku.Selama itu aku terus menjalani hubungan dengan dia,hingga terkadang aku tak terfokus dengan pelajaran dan pelayananku.
Hingga sesuatu kejadian yang membuat hati aku terluka,cowok itu pun meninggalkan aku,karna dia lebih memilih bersama dengan cewek yang sama keyakinan dengan dia.
Hal itu lantas membuat aku terluka dan tak bisa menerima semua itu,aku pun berpikir bahwa Tuhan telah menjauh dari aku,dia tak baik kepadaku,bahkan dia telah jahat padaku.
Ia memberikan suatu hal yang gak bisa aku terima.Selama itu pula,aku meninggalkan Tuhan,aku mulai malas berdoa,membaca firman Tuhan,mengikuti doa dan mulai bersungut-sungut dalam pelayanan.karena semua hal yang gak bisa aku terima.
Hingga suatu hari,aku bertemu dengan seorang pria dewasa,awalnya aku merasa jijik & geli melihat orang itu,karena keadaannya yang begitu kumuh, terlebih-lebih lagi dia mengalami sedikit keterbelakangan mental, dan juga kecacatan fisik. Cocok sudah penderitaan dia.Tapi saat aku ingin menertawai orang itu,tiba-tiba aku merasakan sebuah tamparan yang begitu keras,namun tak terasa sakit,saat itu aku bingung kenapa hal itu aku rasakan,hingga rasanya aku ingin menangis,dan terlebih-lebih aku merasa kecil dihadapan orang itu.Kemudian orang itu mendekati dan menyapaku,dia tersenyum dan menyuruhku duduk bersamanya.
Aku merasa malu karena kupikir dia gak tahu bahwa sebenarnya aku telah beranggapan lain padanya,sementara dia malah memberikan hal yang terbalik padaku.Kemudian ia menceritakan tentang kehidupan dia,mulai dari orangtuanya yang buta dan lumpuh sampai dia dan kakaknya pun ikut-ikutan buta,namun justru hal itu gak membuatnya menyerah dalam menjalani kehidupan,dia gak malu dengan  keadaannya yang seperti ini,malah dia bersyukur sampai sekarang dia masih bisa bernapas dengan baik,walaupun hampir semua orang mengasihani dia.Justru itu yang membuat dia bertahan & percaya bahwa Tuhan tidak pernah menutup mataNya.
Saat itu aku pun tersadar,selama ini Tuhan selalu memberikan hal yang terbaik dalam hidupku,bahkan jauh dari pada orang ini,dan hanya karena satu masalah membuat aku lupa akan Dia,dan malah melalui orang ini Tuhan menyadarkan aku.
Satu hal pelajaran yang kudapat dari orang itu adalah "kebesaran hati" gak selamanya orang yang berpenampilan baik memiliki kebesaran hati untuk menerima hal-hal yang terjadi dalam kehidupannya.

Tuhan kita memang Tuhan yang luar biasa,Ia bekerja dalam segala perkara dan mendatangkan kebaikan, terlebih-lebih Tuhan memakai hambaNya untuk menyatakan kemuliaanNya.

thanks n God Bless U aLL n_n

 

 

| ARSIP 500 KESAKSIAN | ARSIP KINI |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi