» Media Pelayanan Antar Jemaat, Antar Gereja, Antar Denominasi OnLine
Serba - Serbi Rohani
   
 
Fasilitas Pencarian


» Home
» Acara Hari Ini
» Gereja
» Gereja Dunia
» Permohonan Doa
» Form Konsultasi
» Solusi Problema
» Form Kesaksian
» Kumpulan Kesaksian
» Pelangi Jiwa
» Renungan Kecik
» YAMARI
» YASUMA
» PPK Tabitha
» RPUK Muara Kasih
» PA.ASIH LESTARI
» Humor
» Kartu Ucapan
» Peluang Karier
» Donasi














 

 

 

 

 

 

 

 














 











 
» Rubrik Kesaksian


AIRMATAKU TUHAN YANG MENYEKANYA
Kesaksian : Imelda Alimuddin - Makassar
 


Setahun yang lalu tepatnya tgl 7 February 2006 saya melahirkan anak ke 3 yang berjenis kelamin perempuan dengan berat 3050 gram yang saya beri nama Maria Joselina Febrin (di panggil JESLIN) di RS Budi Mulia atas pertolongan Dr. Edy Mulyono. Setelah pulang dari RS, Jeslin susah sekali untuk minum ASI ataupun susu botol sehingga kulitnya agak kuning. Usia 10 hari saya membawa Jeslin untuk imunisasi BCG dan saya menanyakan kepada Dr (nama:....Mattalatta) anak yang merawat Jeslin sejak lahir bagaimana keadaan Jeslin yang kulitnya kuning dan masalah susah minum, jawab Dr anak tersebut Jeslin dalam keadaan baik cuma perlu cahaya matahari pagi.
Hal ini saya lakukan sampai usia Jeslin 1 (satu) bulan namun timbangan badan tidak naik & minum masih susah. Seminggu kemudian Jeslin agak batuk & flu lalu saya bawa ke Dr. Dasril Daud, alangkah terkejutnya saya waktu mendengar perkataan Dr bahwa pada mulut ada celah di langit-langit lunak Jeslin maka ia susah untuk minum dan menelan.
Dr bertanya mengapa saya kaget, saya bilang saya tidak diberi tahu sama Dr anak yang merawat pada waktu Jeslin lahir padahal seharusnya saya diberi tahu pada saat Jeslin lahir. Setelah diberi resep saya pulang, dan batuk/flu tidak sembuh setelah meminum obat.
Saya berpindah lagi ke Dr. Lisal (Dr anak yang ahli gizi) karena berat badan Jeslin masih tetap 3,2 kg. Selama 2(dua) minggu berobat di sana tidak ada perubahan malahan saya bertanya:"Dok, apa Jeslin perlu di opname?" dan Dr menjawab:"Belum perlu".
Pada hari Minggu 2 April tepatnya pukul 15.00 Jeslin sesak napas saya membawanya ke RS. Chatrine Booth, akan tetapi Dr. Lisal yang dihubungi malah tidak datang dan katanya tidak melayani pasien opname lalu menyuruh Dr. Setia Budi (asistennya).
Saya terus berdoa Rosario & Doa Pasrah...
Senin 3 April 2006 pukul 09.00 Jeslin di baptis dan diberi Sakramen perminyakan. Setelah menerima Sakramen, Jeslin kritis dan di saat-saat kritis tidak ada Dr yang menanganinya. Pukul 10.00 Jeslin sudah tidak bernafas & infus sudah dicabut. (istilah kedokteran APNU).
Kuasa Tuhan yang bekerja membuat mukjizat pada keluarga kami, ia mengutus Prof. Dr. Boy Pelupessy SpA.K (almarhum) untuk membantu pernapasan Jeslin, setengah jam kemudian setelah diberi bantuan napas buatan dari mulut-kemulut pada tiupan yang ke tiga Jeslin menarik nafas panjang dan Puji Tuhan Jeslin hidup kembali. Semua pihak keluarga mengatakan agar saya tabah bahwa Jeslin sudah kembali pada Tuhan, tetapi dengan terus berdoa dan saya sangat percaya bahwa Tuhan pasti menyembuhkannya dan itupun terjadi.

Bulan April 2007, Jeslin menjalani operasi mulut (penutupan celah langit-langit lunak) dan pada proses operasi sampai dengan penyembuhannya Tuhan selalu menyertai... Sementara operasi berjalan saya terus berdoa Rosario dan Doa Pasrah, tiba-tiba lampu padam, saya berdiri dan menjerit oh TUHAN YESUS dan pada saat itu juga lampu menyala. Setelah operasi, Jeslin cepat siuman dan penyembuhannya berjalan sangat cepat sekali.

Saat ini Jeslin dalam keadaan sehat PUJI TUHAN....

Atas kisah saya, saya ingin menyampaikan pesan bahwa JANGAN DENGARKAN PERKATAAN ORANG TETAPI PERCAYA SAJA AKAN KUASA TUHAN PASTI DOA KITA DIKABULKAN.

 

| ARSIP 500 KESAKSIAN | ARSIP KINI |

 

Sahabat Surgawi
Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja
antar denominasi OnLine

www.sahabatsurgawi.net
webmaster@sahabatsurgawi.net
Copyright © 2002, Tim Sahabat Surgawi