Saat itu mendekati waktu
makan malam, dan saya baru
datang dari pergi, melihat
suami saya menggoreng ayam
dengan wajan baja, saya
ingin ambil alih tapi
ternyata suami saya sudah
selesai masak ayamnya sudah
matang, begitu diangkat,saya
sudah ada dibelakang suami
saya, suami saya sempat
mematikan kompor tapi posisi
wajan agak miring, begitu
suami saya melangkah ke
dalam saya coba buka tutup
wajan dan tumpahlah wajan
tersebut sehingga minyak
yang panas itu tumpah
mengenai kedua kaki saya,
dari atas mata kaki sampai
semua telapak kaki saya,
rasa panas yang membakar
kulit kaki tidak tertahankan
sakitnya, saya tidak bisa
ungkapkan betapa panasnya
kaki saya sehingga saya
tidak berani melihat kaki
saya, dan sudah terbayangkan
kaki saya akan cacat
terkelupas kulitnya dan
pasti membutuhkan waktu yang
lama penyembuhkannya karena
luka bakar yang pernah saya
alami 25 tahun yang lalu
saya tersiram sedikit minyak
panas mengenai paha kanan
saya bekas lukannyapun masih
terlihat, saya sudah
bayangkan pasti tidak dapat
pergi kemana-mana memakai
sepatu dalam waktu dekat dan
saat itu spontanitas saya
berbahasa Roh dan Roh Kudus
berbicara supaya saya
memakai minyak urapan, suami
saya mengambilkan dua botol
minyak urapkan yang selalu
saya simpan dan saya usapkan
ke kaki saya yang kena
minyak panas pada mulanya
saya takut sakit bila
mengoleskannya karena
tersentuh tangan saya, tapi
entah kenapa saat itu kaki
yang saya sentuh dengan
minyak urapan tidak terasa
sakit dan saya semakin
berani mengoleskan minyak
urapan tersebut ke seluruh
kaki saya yang kena minyak
panas dan mujizat terjadi
rasa sakit, rasa panas itu
hilang, sehingga saya berani
mengusap-usap seluruh kaki
saya yang kena minyak panas
dan saat itu juga saya dan
suami saya sujud menangis
mengucap syukur kepada Tuhan
Yesus karena mujizat terjadi,
berkat minyak urapan yang
kami terima tiap hari minggu
dari Gereja Tiberias,
membuat mujizat terjadi
karena iman percaya kami
kepada Tuhan Yesus dan
sarana minyak urapan yang
dulu pernah kami tidak yakin
bisa menyembuhkan ternyata
bisa menyembuhkan dan kami
berterima kasih kepada Tuhan
Yesus karena kami tidak
sia-sia karena semua
keluarga kami, terutama anak
kami sudah hampir 1 tahun
bergereja di Tiberias dan
kamipun menyusul beberapa
bulan kemudian.