Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Pesan Sahabat
Kartun
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
  KESAKSIAN

INTIMACY WITH GOD
Listiyani - Depok Jabar


Nama saya Lis, umur 37 tahun, belum pernah sekalipun berpacaran atau dekat dengan seorang pria. Awal tahun ini saya berkenalan dengan seorang pria, kami sering berhubungan melalui telepon, email dan chatting.Dia mulai menunjukan ketertarikannya pada saya dan sejak awal kami berdua sudah mendoakan agar hubungan ini berjalan langgeng. Tetapi beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa penyebabnya dia memutuskan hubungan dengan saya. Saya terkejut dan marah kepada dia dan kepada Tuhan. Saya merasa dia mempermainkan perasaan saya dan merasa Tuhan tidak adil.

Saya lima bersaudara, seluruh saudara kandung saya sudah menikah hanya tinggal saya seorang yang masih single, pun sejak masih duduk di bangku SMA saya sudah aktif pelayanan di gereja sampai saat ini.Saya kecewa , saya menangis. Kenapa ini terjadi pada saya di saat saya merasa 'akhirnya saya menemukan seseorang' .Lagipula saya merasa lebih dari cukup umur untuk memasuki jenjang pernikahan.Sungguh saya terpuruk, saya terus bertanya kepada Tuhan apa salah saya? apa ada kutukan bagi saya? Kenapa sulit sekali bagi saya untuk menikah. Sepanjang waktu pergumulan itu saya terus memelihara waktu teduh bersama Tuhan, karena saya tahu tanpa Dia saya tersesat dan mati.

Akhirnya setelah beberapa waktu baru saya menyadari bahwa Tuhan ingin saya memiliki hubungan yang intim denganNya, sebelum saya dekat dengan seseorang. Selama ini saya memang bersaat teduh setiap hari, tapi saya terjebak dalam rutinitas. Karena sesungguhnya Dialah mempelai pria sejati dan kita sebagai gereja adalah mempelai wanitaNya (Mat 25 : 1- 13). Ya, saya jatuh cinta lagi kepadaNya. Melalui peristiwa tersebut saya diajar untuk terus memelihara hubungan yang akrab dan hidup dengan Tuhan karena Dialah segala-galanya dalam hidup ini.Yang pertama dan terutama. Dan saya percaya jika Tuhan menaruh keinginan menikah pada diri saya , Tuhan juga yang akan mempertemukan saya dengan pasangan hidup saya. Amin.


 

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999
Tim Sahabat Surgawi