Salam dalam Tuhan Yesus
Kristus
Tidak henti-hentinya saya
mengucap syukur untuk segala
berkat yang Tuhan berikan
buat saya dan keluarga.
Tuhan tidak pernah diam dan
tidak pernah membiarkan
umatNya selalu bergumul
dalam kehidupannya.
Tuhan itu sangat baik dan
sangat baik.
Kali ini saya ingin
memberikan kesaksian kembali
mengenai kehidupan yang
Tuhan berikan kepada saya.
Setelah Tuhan jawab
pergumulanku di tahun lalu
untuk memberikan jodoh buat
kakak saya,Tuhan begitu
ajaib untuk menjawab doa itu.
Bahkan dia begitu ajaib dan
mujizatNya begitu nyata
didalam kehidupan kakak saya.
Setelah umur pernikahan
mereka 3 bulan, Tuhan
memberikan keajaiban yang
begitu dahsyat kepada kakak
saya.
Dia telah memberikan apa
yang tidak kita pikirkan.
Tuhan langsung memberkati
buah rahim kakak saya.
Kalau dipikir secara
manusiawi rasanya tidak
percaya di umur yang 40 itu
cepat mendapatkan kehamilan,
apalagi usia pernikahan
mereka masih terhitung muda
dibandingkan dengan umur
pernikahan saya di umur 1.4
bulan Tuhan baru memberikan
kehamilan buat saya.
Dokter juga bilang kalau itu
adalah suatu kejaiban dan
mujizat yang dari Tuhan.
Selama 1 tahun 4 bulan kami
menunggu untuk keajaiban
Tuhan buat rahim saya. Dan
itu juga begitu ajaib
didalam kehidupan saya yang
sudah lama menunggu
penantian itu.
Saya sangat terharu untuk
kebaikan Tuhan yang
diberikannya kepada saya dan
keluarga, dimana teman-teman
saya masih banyak yang masih
menunggu untuk penantian itu.
Dan saat ini saya sedang
mengandung menjalani usia 9
bulan kehamilan saya. Dan
perkiraaan dokter akan lahir
di bulan Agustus nanti dan
persalinan kakak saya di
bulan September.
Akan tetapi setelah 2 hari
yang lalu seperti biasa tiap
bulan untuk control ke
dokter dan dokter
menyarankan untuk cek darah.
Setelah hasil cek
laboratorium keluar dokter
menyatakan bahwa saya
mengidap penyakit hepatitis
B.
Saya sangat terkejut
mendengar hal itu,karena
selama ini saya merasa kalau
virus itu tidak pernah ada
didalam tubuh saya, dan
kenapa setelah saya hamil
saat ini virus itu ada. Hati
saya sangat sedih dan
menangis mendengarnya.
Suami saya juga kaget
mendengarnya dan saya rasa
dia juga menangis di dalam
hati meskipun itu tidak
ditunjukkannya.
Saya tahu pribadi suami
saya,dia sangat pintar
menyembunyikan masalah dan
kesedihan yang dialaminya.
Dia terus memberikan
semangat dan berusaha untuk
selalu tersenyum di depan
saya,tapi saya yakin kalau
dia juga sangat sedih
mendengar hasil yang
dikatakan dokter kepada kami.
Dokter menyarankan kepada
kami agar menyediakan dana
kira-kira 2 jt untuk vaksin
bayi apabila anak kami nanti
lahir agar bisa diberikan
vaksin untuk kekebalan
tubuhnya atas virus yang
tertular kepadanya.
Saya kembali bersedih
mendengarnya dan berpikir,
ya Tuhan apalagi ini..janin
yang sudah lama kami tunggu
terjangkit virus dan harus
mengeluarkan dana yang
lumayan banyak untuk biaya
persalinan nantinya ditambah
biaya pengobatan untuk
vaksin yang diberikan kepada
bayiku. Dimana saat ini
keuangan ekonomi keluarga
saya dalam keadaan agak
sulit.
Mohon doanya untuk kesehatan
dan keselamatan janin kami
dan kiranya mujizat Tuhan
nyata untuk menghilangkan
virus itu dari tubuh kami.
Dan saya juga mohon didoakan
agar saya bisa melahirkan
dengan normal dan sehat.
Biarlah kiranya Tuhan
mengijinkan kami untuk
mendapatkan apa yang Dia
berikan kepada kami,sehingga
bisa hadir ditengah-tengah
kami dengan keadaan
selamat,sehat dan sempurna
tidak kekurangan suatu
apapun.
Dan dana yang kami butuhkan
juga Tuhan siapkan dan
perekonomian kami juga bisa
mengalami pemulihan. Amin