|
Kurun waktu 11 tahun, aku
meninggalkan jalan kasih
Tuhan Yesus dan kini aku
bagai domba di tepi jurang
kehancuran. Aku terpanggil
kembali sebagai Anak Yang
Kembali, namun sepertinya
aku harus mengorbankan rumah
tanggaku. Isteriku tidak
menginginkan aku kembali
sebagai seorang Anak Yang
Kembali. Dan lingkungan
kerjaku ( semula ) di
Jakarta mendepakku saat
mengetahui aku tidak lagi di
komunitas kepercayaan mereka.
Kini aku harus menyusun
kembali tapak-tapak
kehidupanku untuk bangkit
kembali. Jujur, aku
sebenarnya frustasi dan
putus asa, namun aku tidak
menampakkan wajah letih aku
di hadapan isteri dan
anak-anakku serta di hadapan
Mama tercintaku. Aku
terpanggil kembali ke jalan
kasih Tuhan Yesus ketika
papaku tercinta dipanggil
Tuhan pada tanggal 13 Maret
2006. Aku telah kehilangan
figur seorang Bapak yang
senantiasa mendoakan diriku
untuk kembali ke jalan Tuhan
Yesus. Terima kasih.
TUHAN YESUS MEMBERKATI
|