|
Kehidupan yang aku jalani
sekarang ini mungkin
terbilang bercukupan,mulai
orangtua yang bekerja
sebagai kepala HRD di sebuah
perusahaan, aku yang
bersekolah di sebuah sekolah
yang cukup terkenal, dan
dengan rumah yang
kutinggalin terbilang sangat
lebih dari cukup. Apalagi
didukung dengan pelayanan
yang menjadi komitmen ku
sebagai guru sekolah minggu
dalam sebuah gereja.
Kurasa yang Tuhan berikan
sangat lebih dari yang
kuinginkan,semua ini
merupakan kasih anugerah
Tuhan Yesus yang selalu dia
berikan kepadaku sebagai
hamba dan anak-Nya.
Namun aku tahu pekerjaan
Tuhan takkan sampai di sini
saja.Hingga suatu hari aku
mencintai seorang cowok yang
berbeda keyakinan
denganku.Selama itu aku
terus menjalani hubungan
dengan dia,hingga terkadang
aku tak terfokus dengan
pelajaran dan pelayananku.
Hingga sesuatu kejadian yang
membuat hati aku
terluka,cowok itu pun
meninggalkan aku,karna dia
lebih memilih bersama dengan
cewek yang sama keyakinan
dengan dia.
Hal itu lantas membuat aku
terluka dan tak bisa
menerima semua itu,aku pun
berpikir bahwa Tuhan telah
menjauh dari aku,dia tak
baik kepadaku,bahkan dia
telah jahat padaku.
Ia memberikan suatu hal yang
gak bisa aku terima.Selama
itu pula,aku meninggalkan
Tuhan,aku mulai malas
berdoa,membaca firman
Tuhan,mengikuti doa dan
mulai bersungut-sungut dalam
pelayanan.karena semua hal
yang gak bisa aku terima.
Hingga suatu hari,aku
bertemu dengan seorang pria
dewasa,awalnya aku merasa
jijik & geli melihat orang
itu,karena keadaannya yang
begitu kumuh, terlebih-lebih
lagi dia mengalami sedikit
keterbelakangan mental, dan
juga kecacatan fisik. Cocok
sudah penderitaan dia.Tapi
saat aku ingin menertawai
orang itu,tiba-tiba aku
merasakan sebuah tamparan
yang begitu keras,namun tak
terasa sakit,saat itu aku
bingung kenapa hal itu aku
rasakan,hingga rasanya aku
ingin menangis,dan
terlebih-lebih aku merasa
kecil dihadapan orang
itu.Kemudian orang itu
mendekati dan menyapaku,dia
tersenyum dan menyuruhku
duduk bersamanya.
Aku merasa malu karena
kupikir dia gak tahu bahwa
sebenarnya aku telah
beranggapan lain
padanya,sementara dia malah
memberikan hal yang terbalik
padaku.Kemudian ia
menceritakan tentang
kehidupan dia,mulai dari
orangtuanya yang buta dan
lumpuh sampai dia dan
kakaknya pun ikut-ikutan
buta,namun justru hal itu
gak membuatnya menyerah
dalam menjalani
kehidupan,dia gak malu
dengan keadaannya yang
seperti ini,malah dia
bersyukur sampai sekarang
dia masih bisa bernapas
dengan baik,walaupun hampir
semua orang mengasihani
dia.Justru itu yang membuat
dia bertahan & percaya bahwa
Tuhan tidak pernah menutup
mataNya.
Saat itu aku pun
tersadar,selama ini Tuhan
selalu memberikan hal yang
terbaik dalam hidupku,bahkan
jauh dari pada orang ini,dan
hanya karena satu masalah
membuat aku lupa akan
Dia,dan malah melalui orang
ini Tuhan menyadarkan aku.
Satu hal pelajaran yang
kudapat dari orang itu
adalah "kebesaran hati" gak
selamanya orang yang
berpenampilan baik memiliki
kebesaran hati untuk
menerima hal-hal yang
terjadi dalam kehidupannya.
Tuhan kita memang Tuhan yang
luar biasa,Ia bekerja dalam
segala perkara dan
mendatangkan kebaikan,
terlebih-lebih Tuhan memakai
hambaNya untuk menyatakan
kemuliaanNya.
thanks n God Bless U aLL n_n
|