Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
 
eXTReMe Tracker
  KESAKSIAN

Kecelakaan sebagai jalan pertobatan
Hotni Sihite - Jakarta


Saya seorang pria yang sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak pria. Saya bekerja di Denpasar tetapi isteri dan anak-anak saya tinggal di Jakarta, Itulah sebabnya saya sering menghibur diri di klub malam sebagai perokok dan peminum berat.
Di Denpasar, saya ke gereja hanya sebagai kegiatan ibadah rutin tetapi kebiasaan buruk adalah hobby yang sulit saya tinggalkan.
Suatu saat ketika saya berada di Jakarta selesai mengantar tamu ke hotel penginapan, saya naik angkutan umum Kopami P.12 dan tiba-tiba diturunkan ditengah jalan, karena mau pulang ke pool. Ketika saya turun dari bus tsb, saya ditabrak mobil sedan yang tidak dikenal sampai diri saya keadaan koma (hampir mati). sampai di RS. Cengkareng, dokter hanya memberitahukan kepada orang tua saya bahwa keluarga sebaiknya mengiklaskan kematian saya, karena sungguh saya sudah meninggal. Orang tua saya tidak percaya lalu membawa saya ke RS. Siloam Karawaci, mujizat Tuhan terjadi (sesuai dengan doa dan iman orang tua) saya koma di RS tsb selama 3 minggu.
Orang Tua bergumul melalui doa dan iman setiap hari besuk dan menjaga diri saya terbaring koma. Orang lain sudah mengiklaskan kepergian saya, tetapi orang tua saya tidak, karena mereka berpegang teguh terhadap Firman Tuhan.
Setelah 3 minggu berlalu secara perlahan saya sadar, tetapi saya menjadi gila dan suka mengamuk di RS. Karawaci Siloam, beberapa security sampai kewalahan menangani saya karena suka mengamuk dan tiba-tiba kaki saya harus dioperasi karena urat kaki saya putus, dengan demikian saya hanya bisa melamun dan membaca buku saja.
Total biaya yang harus dikeluarkan oleh keluarga untuk biaya pengobatan saya diatas 100 juta rupiah, tapi mujizat Tuhan semua itu terlunasi walaupun masih hutang sana-sini.
Lambat laun saya dipulihkan oleh Tuhan, karena saya banyak bersaat teduh dan minta ampun kepada Tuhan. Puji Tuhan, tiba-tiba saya diberitahu papa saya bahwa saya berhenti merokok (padahal stok rokok masih 2 kotak besar lagi), sejak itu hingga saat ini saya tidak lagi menghisap rokok atau minum minuman keras.
Setiap hari saya bersaat teduh dan memulihkan hubungan saya dengan Yesus Kristus. Ketika saya kembali ke Denpasar untuk kerja kembali, rekan - rekan kaget karena saya tidak mau menerima rokok, minum minuman keras dan ke discotique lagi. Tetapi saya selalu memberikan motivasi untuk memiliki intergritas dan ulet dalam bekerja.
Sebenarnya masih panjang cerita kesaksian diri saya, tetapi biarlah melalui ceritera ini, ada kesadaran untuk masuk dan dipulihkan Tuhan, Amin.
 

 

 

Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 1999
Tim Sahabat Surgawi