Saya dilahirkan dari
keluarga bukan
kristen,dimana kami masih
mempraktikkan ajaran nenek
moyang.
Saya mulai mengenal ajaran
kristen dari teman-teman,
tetapi pada waktu itu saya
tidak benar-benar
mendalaminya.
Namun setelah saya mengenal
isteri saya, iman saya telah
bertumbuh dengan pesat.
Demikian pula kami telah
melalui satu pencobaan di
mana kami tidak dikaruniai
cahaya mata.Tetapi Tuhan
memberikan kami kekuatan
untuk lebih tekun menyembah
dan memuji Tuhan,bahkan
senantiasa mencari waktu
untuk berdoa dan berpuasa.
Pengorbanan kami ternyata
tidak sia-sia, setelah
menikah selama 3 tahun kami
telah dikaruniai seorang
anak perempuan.
Sesungguhnya saya sangat
berterima kasih kepada Tuhan
Yesus juruselamat kita atas
terjawabnya doa kami selama
ini.
Tuhan memberkati.