Sudah 3 tahun aku mempunyai sahabat dia seorang pria. aku sudah menganggap dia sebagai adik dan sahabatku. Setelah sekian lama kami bersahabat ada seseorang yang telah menghancurkan persahabatan kami, karena dikatakan bahwa aku telah mencintai sahabatku itu dan aku bertepuk sebelah tangan. Isu itu justru dihembuskan oleh teman baikku yang lain dalam komunitas kami aku sangat kecewa dan hancur waktu itu. Padahal demi Tuhan aku murni mencintai dan menyayangi dia hanya sebatas sebagai sahabatku dan adikku saja. Setelah itu oleh temanku yang lain aku diperkenalkan dengan seorang hamba Tuhan dan beliau meneguhkan aku dalam kehancuranku. Beliau bilang bahwa Tuhan kita adalah Allah yang pencemburu, jadi jangan duakan Dia. Maka jangan kamu hanya mengurusi sahabat kamu saja tapi kamu cintai juga Allahmu.Akhirnya aku diajak pelepasan untuk sakit hati, dendam dan apapun yang mengecewakan aku, dan karena aku sendiri seorang Katolik maka aku buat doa Novena (9 hari berturut-turut) dan setelah 2 kali (18 hari)aku melakukan doa Novena (aku hanya minta pada Tuhan untuk membuka mata setiap orang bahwa apa yang diisukan temanku itu tidak benar)dengan kerendahan hati dan tanpa dendam. Tiba-tiba aku mendengar suatu berita yang amat mengejutkan, yaitu suami teman yang mengisukan aku itu masuk penjara karena suatu masalah (judi). Aku jadi sedih kembali, memang aku pernah sakit hati karena ulahnya tapi bukan itu yang aku inginkan. Kini aku hanya bisa mengambil hikmahnya bahwa jangan pernah engkau menduakan Tuhanmu dengan apapun juga, dan jangan kamu melakukan apa yang tidak ingin orang lakukan terhadap kamu. Sekian kesaksian saya semoga Tuhan memberkati kita semua. AMIN.
|