|
Saya sangat berterima kasih
kepada Tuhan, saya tidak pernah merasa kuatir hidup. walau
banyak terlilit hutang yang menumpuk.
Di saat bank telpon untuk menagih cicilan, malamnya saya
berdoa, dan Puji Tuhan, ada orang yang ingin pasang telepon,
dulu kerjaan saya adalah instaltor telepon flexi. Di dalam
keluarga, saya adalah satu-satunya yang mengikut Kristus.
Saudara saya pegawai semua.
Hidup saya memang paling miskin di antara mereka, saya sudah
punya anak satu, umur 10 th, kelas V SD. Istri saya punya
penyakit asma. Saya tahu beban memanggul salib amat berat,
tapi Kristus selalu hadir dalam keluarga saya.
Dia angkat beban kehidupan saya, sehingga terasa ringan.
Saya bersyukur punya Yesus yang peduli akan anak-anakNya.
Tuhan memberkati.
|