Pada waktu itu, saya sering diejek dan dimusuhi teman saya karena mereka pikir saya bukan apa-apa dan gak ada artinya dalam pergaulan.
Kebetulan waktu itu ada sebuah turnamen futsal, saya di panggil oleh pelatih untuk menjadi kiper. Dalam hati saya untuk apa saya mengikutinya nanti malahan saya makin diejek. Tapi Tuhan sepertinya menggerakan saya untuk ikut. Akhirnya saya ikut dan menjadi penjaga gawang.
Sehari sebelum pertandingan saya berdoa kepada Tuhan....."Tuhan, kenapa kau buat aku mengikuti turnamen ini? nanti adanya aku akan ditertawakan dan makin diejek serta dibenci. Kemudian setelah berdoa saya tidur, pada malamnya Tuhan Yesus seperti muncul pada mimpi saya dan berkata " maju jangan takut aku akan selalu bersamamu".
Keesokan harinya saya mengikuti turnamen tersebut, pada saat turnamen dimulai saya ingat mimpi saya, dan saya hanya percaya pada Yesus, Dia akan menolong saya. Pada akhirnya team kami menang. Dan pengawas pertandinganpun menunjuk saya sebagai pemain terbaik sepanjang pertandingan itu.
Teman-teman yang tadinya sering mengejek sayapun berubah seketika menjadi memuji saya.
Saya berterima kasih kepada Tuhan Yesus yang sudah membantu saya, dan menolong saya, memberi motivasi serta semangat dalam pergaulan bersama teman-teman.