Aku dari keluarga petani
yang penghasilan keluargaku
sehari bisa dikatakan dengan
0.50 cent - $1.00 dari
jualan buah sirih dan buah
pinang . semenjak aku duduk
di bangku SMP kelas III aku
mendapatkan sebuah buku
Orasi dari seorang kakak
pembina organisasi THS & THM
dari situ aku mulai tertarik
dengan doa-doa yang ada
dalam buku Orasi dan
melakukan sesuai yang telah
tertulis . Inilah
kesaksianku:
1.Pada saat aku lulus dari
SMP mau ke SMU mama jatuh
sakit dan kena demam dengan
suhu badan yang begitu
tinggi dan kami hanya pasrah
karena ini adalah hari
kematian mamaku, aku ambil
buku Orasi dan berdoa (Bapa
Kami 1x & salam Maria 3x)
setelah itu aku taruh di
tangan kanan mamaku besoknya
mama langsung sehat dan Mama
tidak minum obat dan tidak
diperiksa oleh dokter
ternyata mama sembuh. Aku
hanya diam dalam hati dengan
kejadian itu.
2.Masuk SMUN 01 dan mendapat
beasiswa bagi aku itulah
sebuah mukjizat karena di
SMUN 01 banyak siswa yang
pintar dan cerdas namun aku
masuk 5 besar selama sekolah
disana, karena setiap malam
aku tidak berhenti berdoa
pada Bunda Maria.
3.Masuk Universitas Negeri
di Negara aku yang baru
merdeka aku termasuk lulus
pada saat masuk di
Univeristas Negeri di
Jurusan Peternakan padahal
jumlah siswa yang terdaftar
sampai ribuan orang. Berkat
Rahmat dan doa aku lulus dan
menyelesaikan studiku dengan
tepat waktu serta dengan
nilai yang sangat
memuaskan.aku selalu rajin
belajar dan berdoa karena
Dengan mottoku "pengen hari
esok lebih cerah dari hari
ini"
4.Aku pacar dengan seorang
pria kurang lebih 4 tahun
tapi dia menghianati aku dan
setelah aku tahu semua itu
Pada bulan Mei 2004 di area
kami ada semacam doa
keliling rumah warga untuk
setiap bulan Mei karena
bulan Rosario aku berdoa
kepada Bunda Maria Jika dia
bukan untuk aku tolong
jangan pertemukan aku sampai
bulan ini berakhir ternyata
doaku dikabulkan aku tidak
bertemu dengan dia sampai
bulan December 2006 aku
ketemu dia Cuma sekali
itupun dia kekantor aku.
5.October 2004 aku menerima
cinta dari 2 orang lelaki
seorang masih bujang namun
yang satu sudah punya istri
walaupun mereka belum
menerima sakramen perkawinan
aku tidak bisa melespaskan
dia ataupun memutuskan cinta
kami namun aku Cuma berdoa
pada Bunda Maria selama 9
hari di Goa Bunda Maria
Maria dekat Gerej kami, "aku
memohon Bunda tolong berikan
lah dia keturunan seperti
bintang di langit dan pasir
di pantai dan pisahkanlah
aku dengannya sesuai dengan
caramu karena aku tidak
ingin memisahkan mereka"
Cuma hanya beberapa bulan
aku dengar istri dia sudah
hamil dan tahun 2007 aku
melihat anaknya udah besar
kira-kira umurnya 1 tahun
lebih dan aku sangat bahagia
ternyata doaku sudah di
kabulkan.
6.Mei 2005 aku selalu berdoa
Bunda Maria dan memohon
berikanlah aku seorang pria
yang terbaik buat aku dan
bantulah aku semoga dapat
pekerjaan demi membahagiakan
Papa dan Mama. Pada tahun
itupun aku bermimpi aku
berjabat tangan dengan
Perdana Menteri dari Negara
aku dan aku disuruh untuk
melakukan penyuluhan tentang
Pertanian aku turut
melakukannya dan pada saat
itu ada sebuah acara
akhirnya ada sebuah Gedung
besar yang bertingkat dan
sangat tinggi sekali, semua
kontestan tidak mampu untuk
sampai pada puncaknya tapi
saya dengan berani dan
percaya diri sehingga saya
sampai pada puncak gedung
tersebut. Paginya aku
bercerita tentang mimpi aku
ke papa dia Cuma ketawa
kecil dan bilang suatu saat
aku akan berhasil.
7.October 2006 Kerja di
organisasi Pangan sedunia (UNWFP)
dengan gaji yang lumayan aku
gembira dan aku kabarkan
berita itu pada kakakku dan
papaku bahwa tahun depan
kita harus bangun rumah kita
karena gaji aku lumayan.
Dengan berkat doa danRahmat
Tuhan doa ku terkabul
sebelum aku menerima
sakramen perkawinan rumahku
sudah selesai walaupun hanya
80%.
8.December 2006 aku
ditelepon oleh mantan
pacarku dan dengan kesal dan
merasa bersalah dia ingin
kembali apadaku, akupun
menerimannya karena ini
adalah jodohku karena dia
cocok dan begitu baik padaku.
9.Pertengahan 2011, aku dan
suami ikut tes dosen
permanent di almamater kami
dan dengan penuh persaingan
karena rata-rata yang apply
sudah pada S2 namun kami
berdua lolos dalam seleksi
berkas dan masuk pada test
tertulis kamipun lulus
berkat dengan doa dari teman
-teman dan rahmat Tuhan yang
diberikan kepada kami masuk
pada tahap wawancara dengan
modal bahasa Portugis dan
bahasa inggris yang sangat
minim kami berdua lolos di
tahap ini. Tanggal 13
October 2011 pada pagi hari
kami berdua ikut misa dan
dalam doaku aku memohon
semoga kami berdua bisa
lulus dan pada hari yang
sama pada pukul 09.00 aku
ditelpon oleh suami katanya
kami berdua lulus aku sangat
gembira walau dengan nilai
pas-pasan tapi ini adalah
campur tangan Bunda Maria
dan Yesus Kristus.
Sebagai wujud syukurku, saya
memberikan kesaksian ini
kepada sesama, agar yang
lain semakin percaya akan
kasihNya.