Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
  KESAKSIAN
Sosok Yang Sempurna
    
Evy Shanty Dumasih - Jakarta

Di dalam menjalani hidup ini suka dan duka silih berganti di dalam hidupku. Lembar demi lembar kehidupan 'tlah ku lalui. Pergumulan hidup saya selama beberapa tahun ini telah mengisi hidupku.. Sempat membuat imanku jatuh. Mulai dari mama yang sakit stroke, kakak ipar operasi, abang & atasan & teman-temannya yang tertangkap di dalam pekerjaannya, dan abang yang belum mendapatkan pekerjaan, dan hingga kuliah saya yang sempat tertunda selama kurang lebih dua tahun. Dalam pergumulan saya pribadi dalam menyelesaikan kuliah saya sangatlah tidak mudah, jika dilihat dari segi ekonomi, saya menyadari bahwa saya tidak akan pernah sanggup, karena orang tua sudah pensiun. Sempat iman saya jatuh karena masalah dan problema ini. Saya sering bertanya pada TUHAN, "TUHAN, mengapa aku harus mengalah untuk saudara-sauraku, bukankah mereka yang harus mengalah untukku?, lalu, jika aku harus mengalah, kapan aku selesai kuliah??? Mengapa ketika aku ingin maju, aku harus mundur & mengalah. Aku akan mengalah, namun aku tidak mau kalah. Tuhan, aku tahu bahwa Engkau adalah ALLAH YANG SETIA. Engkau yang berkata bahwa, BAGIMU SERIBU TAHUN, SAMA DENGAN SATU HARI, SATU HARI SAMA DENGAN SERIBU TAHUN & TUHAN TIDAK PERNAH LALAI MENEPATI JANJINYA". Meskipun di mata saya tampak mustahil, bahwa saya dapat menyelesaikannya, namun saya yakin dan percaya bahwa IA TAK PERNAH INGKAR JANJI, meskipun manusia (aku), pernah ingkar janji. Beberapa bulan yang lalu ketika saya ingin melanjutkan study saya, saya berdoa, "BAPA, jikalau Engkau mengizinkan aku untuk melanjutkan studyku, dan Engkau di depanku aku akan maju, dan dengan segala kerendahan hatiku, berilah hamba waktu dan kesempatan untuk menyelesaikannnya bersamaMU, karena di luar Engkau aku tidak dapat berbuat apa-apa". Saya anak ketujuh dari delapan bersaudara. Sebenarnya, saya tidak pantas memaksa TUHAN, namun yang saya pikirkan adalah rasa "tanggung jawab" study saya padaNYA. Saya hanya ingin belajar bertanggung jawab, bukan masalah perkara S1 ataupun status. Dan saat ini saya sedang menyelesaikannya, meski jika dengan akal pikiran saya sendiri tampak mustahil, bahwa saya tidak akan sanggup untuk membiayai kuliah saya, karena semua di luar jangkau pikiran saya. Puji Tuhan, IA telah membuka jalan menutupi kekurangan dana study saya pada semester yang lalu saat ini melalui Keluarga Besar paman saya, keluarga M.HUTASOIT. Hingga saat ini, saya pun belum tahu dengan biaya kuliah selanjutnya, namun saya tetap yakin dan percaya dan saya simpan di dalam hati saya, bahwa tangan TUHAN tidak lebih panjang dari manusia, dan TUHAN adalah Penolong ku.
Bapak/ Ibu & Saudara/saudari, izinkan dan perkenankan saya menuangkan kembali kesaksian saya melaui puisi berikut.

"SOSOK YANG SEMPURNA"
Hidup yang terus berjalan, seiring dengan waktu,
sekali waktu sempat membuatku,
kehilanganMU...
Telah begitu jauh aku berjalan sendirian,
jauh dariMU dan tak menghiraukanMU,
10.000 meter aku jauh dari MU,
1000 meter pun aku tidak layak di hadapanMU,
100 meter aku meninggalkanMU,
10 meter pun aku belum dapat menjangkauMU, bahkan
1 meter aku tak mendengarkan suaraMU, 1 langkahpun aku tak dapat memeluk MU........
hingga jiwaku haus akanMU,
bagaikan tanah kering yang merindukan air..
hidupku hampa, kosong dan hatiku hancur....
kemanakah aku harus mencariMU ????
kemanakah aku harus melangkah ??
ku tersungkur di hadapanMU....
ku bersimpuh di kak MU yang Kudus...
akankah Engkau menerimaku sebagai anak ????
dapatkah aku meraihMU ??
hatiku menjerit, Tuhan, jangan tinggalkan aku sendirian....
walau sedetikpun.....
'ku tak dapat hidup tanpaMu...
'ku tak dapat berjalan sendirian...
aku membutuhkan Engkau...
dengan segala kerendahan hatiku,
izinkanlah aku 'tuk dapat meletakkan Engkau di atas segalanya di dalam hidup ku.............
Engkau terlalu berharga 'tuk aku lepaskan,
Engkau adalah Permata hatiku,
tak ada yang dapat menggantikanMU di hatiku,
'karna......
Engkau adalah segala-galanya bagiku,
Engkau adalah Nafas Kehidupanku,
Engkau adalah Cahayaku,
Engkau adalah Kekasih Jiwaku,
Engkau adalah kunci 'tuk semua pintu yang 'kan ku lalui....
adakah Engkau mendengar suaraku....???

di saat aku lemah, ku bersandar padaMU....
di saat aku takut, ku percaya padaMU....
di saat aku jatuh, Kau angkatku.....
di saat aku sakit, Kau pulihkanku....

walau lembah hidupku penuh awan,
walau badai menghadang di depanku,
walau kerikil di kakiku,
walau hatiku hancur berkeping-keping,
walau hidup sudah tak bernyawa,
walau seringkali aku melupakanMU.....
seiring rentangan sang waktu yang 'tlah ku lalui....
CintaMU membuat aku terbangun dari tidur....
CintaMU adalah kekuatanku....
CintaMU tak pernah berakhir....
Engkau begitu setia...
hinggaku memujiMU,
ALLAH Yang Setia....

'ku tak dapat membayar semua kebaikan dan kemurahanMU padaku, meski dengan darahku sekalipun....
Engkau adalah Penolongku...
Engkau adalah Pengharapanku....
dan Engkau adalah Sosok Yang Sempurna....
Who I Loved.....

God Bless Us

Created by : Evy Shanty D

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi