Home | Tentang Kami | Kesaksian | Acara rohani | Link
 
Swara Surgawi
Video Streaming
Gratis CD Sabda
Alkitab Elektronik
Hollypower.net
E-mail Gratis
E-card
Kartu Ucapan Kristiani
 
eXTReMe Tracker
  KESAKSIAN
 Tuhan Sang Arsitek Agung
    
 Henrico - Jakarta


Saya adalah seorang ayah dari 4 orang anak, 2 putra dan 2 putri, dan suami dari seorang istri. Saya berumur 37 tahun, istri 36 tahun, serta putra 11 thn, putri 9 thn, putri 7 thn dan putra 5 thn. Kehidupan kami beberapa tahun yang lalu berjalan normal. Akan tetapi, pada waktu perekonomian saya sangat terpuruk, dan kami terlibat dengan hutang-hutang yang menjerat, maka iman saya mulai goyah. Bahkan saya TIDAK PERCAYA dengan adanya TUHAN, karena saya pikir, mengapa TUHAN begitu kejam, dengan membiarkan segala kepahitan dan kesusahan menimpa saya bertubi - tubi. Dengan hidup berkekurangan uang, saya merasa bahwa saya adalah seorang ayah, suami dan seorang pria yang sudah gagal dalam hidup ini. Seringkali apabila saya melihat keluarga yang hidupnya dalam kemewahan, membuat saya sangat membenci mereka, karena sering kali saya membayangkan bahwa sayapun dulu bisa hidup dengan sangat mewahnya, akan tetapi sekarang, saya harus hidup berkekurangan, melihat istri dan anak-anak saya harus menurunkan taraf hidup mereka, walaupun mereka menerima semua itu tanpa mengeluh sedikitpun. Saya juga sering curiga terhadap istri saya, seakan -akan, dia ingin berpaling kepada pria lain, karena kehidupan perekonomian saya yang menurun ini, dan tidak dapat memenuhi kebutuhan dia seperti dulu lagi. Saya juga harus datang meminta pertolongan berkali-kali kepada kakak saya yang dulupun pernah saya tolong, tapi kini hidupnya berkelimpahan, akan tetapi sering kakak saya tidak mau membantu atau bersungut-sungut, walaupun saya yakin sekali sebetulnya kakak saya tsb, sanggup untuk membantu. Bahkan, sering saya ditolak oleh teman-teman seiman saya, apabila saya datang meminta pertolongan ke mereka. Sehingga saya berpikir,....oooh, ternyata teman seiman itu hanya ada dalam kegiatan rohani saja. Apabila sudah menyentuh kehidupan sehari - hari, TIDAK ADA YANG NAMANYA TEMAN SEIMAN!!! Hal ini berlangsung dalam hidup saya, dan sangat menyiksa, sehingga saya mengalami DEPRESI berat. Bahkan saya sempat beberapa kali mencoba bunuh diri. Bisa dibayangkan, saya yang aktif di berbagai kegiatan rohani, pernah menjabat sebagai ketua lingkungan, pelayanan ke beberapa kota, lahir baru, hidup baru, tapi harus mengalami semua kepahitan hidup ini, sampai mencoba bunuh diri, dan tidak percaya dengan adanya TUHAN. Saya berpikir, there's no GOD!!! Yang ada hanyalah, hidup ini memang harus dijalani sesuai dengan apa yang terjadi dalam kehidupan kita, dan masing-masing orang memang sudah memiliki jalannya masing-masing. Buktinya, ada banyak orang yang tidak mengenal YESUS, tapi hidupnya sangat berkelimpahan, dan pastinya sangat bahagia, karena mereka dapat memenuhi apapun kebutuhan dan keinginan anggota keluarga mereka. Sedangkan, banyak orang yang hidupnya taat, menuruti jalan dan perintah TUHAN, tapi justru hidupnya sengsara, berkekurangan, bahkan seringkali hidup mereka harus dikendalikan oleh orang-orang yang tidak mengenal TUHAN!! Jadi, apa ini yang dinamakan dengan " ADA TUHAN di DUNIA INI????!!!" Tapi kini, setelah setahun saya harus mengalami segala kepahitan hidup yang datang bertubi -tubi, KINI DENGAN SEGENAP APA YANG ADA DALAM HIDUP SAYA, dapat saya NYATAKAN dan SAKSIKAN, bahwa TUHAN SUNGGUH HIDUP!!!! DIA sungguh BAIK!!!! DIA PENUH KASIH DAN KUASA!!! DIA ADA dalam segalaaaaaa peristiwa dalam hidup kita, bahkan yang tidak pernah terpikirkan oleh kita, DIA SEDIAKAN. Memang, TUHAN adalah ARSITEK AGUNG yang HEBAT!!!! DIA adalah AHLI STRATEGI yang ULUNG!!! Tidak ada peristiwa yang hebat yang terjadi dalam hidup saya. Masalah tetap ada. Kekurangan dalam hidup tetap terjadi. Hutang - hutang tetap ada dan tetap bertambah. Tapi,..... yang menakjubkan saya, toh akhirnya semua bisa saya lalui hingga kini. Sekarang saya bisa menoleh ke belakang, dan melihat,....ooops, semua kesulitan -kesulitan yang tadinya saya pikir, TIDAK MUNGKIN akan saya lalui, ternyata lewat tuh. Dan buktinya, saya tetap ada, tetap menjalani hidup, anak-anak saya masih bisa bersekolah, istri saya masih tetap di samping saya, saya masih tinggal di rumah, masih tetap memiliki kendaraan, masih memiliki pekerjaan, masih dapat menikmati makanan, walaupun semua itu harus saya lalui dengan situasi, keadaan dan taraf yang berbeda dengan keadaan dahulu. Aaaaah, leganya hati ini, mendapatkan serta meng-imani, bahwa TUHAN ADA, DIA HIDUP, DIA MENGASIHI serta MENJAGA, MEMELIHARA dan MEMPERHATIKAN kita!! Jadi, apa yang saya pelajari dari semua ini, HARAPAN DALAM IMAN itu SANGAT PENTING, itu yang membuat kita terus dan tetap harus hidup. Karena ada sesuatu yang kita nantikan, kita ingini, kita butuhkan, menanti kita nun di sana. Harapan dalam iman!! Harapan tanpa Iman, akan membuat kita kecewa, dan putus pengharapan apabila harapan itu tidak menjadi kenyataan dalam waktu dekat. Tapi, Harapan dalam iman, akan memberi kita kekuatan untuk tetap terus berharap, walaupun belum menjadi kenyataan, karena kita sadar, suatu saat nanti, harapan kita akan menjadi kenyataan, oleh kuasaNYA. Bagaimana harapan kita akan dipenuhi olehNYA??? Dengan hidup KUDUS, LAYAK, dan BERKENAN kepadaNYA. Jadi, jangan pernah berharap penuh, apabila kita tidak dapat mempersembahkan hidup yang berkenan kepadaNYA. Tuhan sesungguhnya tetap ingin menolong kita, walaupun hidup kita tidak berkenan kepadaNYA. Tapi, DIA tidak dapat melanggar "ATURAN MAIN" yang telah disepakati antara KERAJAAN ALLAH dan KERAJAAN IBLIS, yang termaktub dalam Kisah AYUB. Tentu kita tidak rela apabila IBLIS mencemooh TUHAN, yang tetap membantu manusia, walaupun hidupnya sangat tidak layak untuk mendapat pertolongan. Akan tetapi, apabila kita hidup layak seperti AYUB, TIDAK ADA SUATU KUASA APAPUN JUGA yang dapat membendung BERKAT dan KASIH TUHAN, untuk dicurahkan ke dalamn hidup kita. Jadilah anak2 yang hidupnya MEMBANGGAKAN TUHAN, dan bukannya MENYUDUTKAN serta MENEMPATKAN TUHAN dalam posisi yang sulit. Kini, saya hidup dengan sangat bahagia, walaupun masih tetap berkekurangan, karena saya selalu "DICUKUPKAN" olehNYA. Semoga kesaksian ini, dapat menumbuhkan harapan di dalam hati dan pikiran teman-teman semua. Percayalah, dalam menghadapi kesulitan, kesusahan, keterpurukan, keputusasaan, hilangnya pengharapan, SAYA SUDAH pernah mengalaminya, dan saya sangat mengerti. Hanya orang yang pernah mengalami yang dapat mengerti dan merasakan sama seperti yang kita alami dan rasakan. Sama seperti Yesus, juga DIA rela menjelma menjadi manusia agar dapat merasakan sama seperti yang manusia rasakan. Persembahkanlah sesuatu yang menyenangkan hatiNYA, dan sabar, tetap setia, rendah hati, maka kau akan melihat dan mengalami mukjizat dalam hidupmu, entah kapan, tapi PASTI akan terjadi. Tuhan memberkati......
 

| A R S I P |

  Sahabat Surgawi, Media pelayanan antar jemaat, antar Gereja antar denominasi OnLine
www.sahabatsurgawi.net - webmaster@sahabatsurgawi.net, Copyright © 2002-2007,
Tim Sahabat Surgawi