Kira-kira bulan Desember tahun 2007 yang lalu saya diajukan ujian promosi di kantor saya. Saya cukup bahagia sambil menanti kelahiran anak saya bulan April-Mei 2008. Saya pikir ini adalah jalan Tuhan untuk mencukupi kebutuhan anak saya. Saat saya sudah melewati ujian terjadi hal-hal aneh di rumah kami. Waktu itu hari Sabtu malam pukul 21.00, saya makan malam seperti biasa. Pada suapan terakhir saya melihat seekor belatung ada di piring saya. Padahal telur yang saya goreng baru dari lemari es dan langsung saya makan. Saya segera berhenti dan meletakkan piring di tempat cucian. Saat itu saya masih berpikir positif dan tidak punya prasangka jelek. Keesokan harinya saya merasa sakit tapi saya paksakan pergi kebaktian. Sesaat selesai kebaktian perut saya mual-mual dan saya muntah-muntah di depan gereja. Anehnya saya merasa jadi sehat. Malam harinya terjadi kejadian yang lebih aneh. Saat istri saya yang mengandung 5 bulan hendak makan telur goreng dia tidak curiga apa-apa. Setelah mengambil telur mata sapi ke dalam piring di sendoknya terlihat ada beberapa belatung. Dia mulai curiga, saat dia balik telur itu ternyata seluruh permukaan telur sudah dipenuhi belatung yang hidup. Istri saya kaget dia segera buang dan kami mulai berdoa dan hubungi Ibu Pendeta kami Ibu Martha. Dalam doanya beliau berkata Roh yang ada di dalam kami lebih besar dari yang ada di dunia. Kami beriman. Malam berikutnya terjadi keanehan kembali. Tidak biasanya pkl 20.00 saya sangat mengantuk, waktu saya mulai tidur saya mulai meraba tempat tidur saya. Saya sangat terkejut melihat serpihan kaca ada diatas tempat tidur. Padahal tidak ada cermin atau kaca yang pecah. Malam itu juga kami kembali berdoa, dan sampai hari ini walaupun saya lulus ujian tapi belum ada satupun surat yang menunjukkan promosi saya. Melewati semua itu saya tetap yakin bahwa Tuhan punya rencana yang indah buat keluarga kami. Dia melindungi kami. dan suatu saat nanti Dia akan memberikan posisi itu pada kami. Tuhan memberkati.
|